Awal Hijrahku
Tiba-tiba dikepalaku hiruk pikuk ramai akan suara sekaan mengingatkan aku pada masa2 dimana kenalakan remaja masih berkobar didadaku.
Yah Aku, Aku seorang anak remaja yang duduk dibangku SMP kelas 1, aku ingat sebelum masuk SMP aku sangat berkenginan untuk masuk sekolah madrasah/pesantren, tetapi yah Hal ini belum rezekiku, bapak tidak mengindahkan permintaan ku. Karena tak rela berpisah dengan anak perempuan satu2nya. Entah alasan ini begitu klasik bagiku dulu bahkan mungkin hingga sekarang.
Hal ini bermula dari sini.
Hehehe, aku ingat dulu bapak dan mama membawa aku untuk berkeliling pesantren yang ingin ku tuju, hari itu sepi, krn masih liburan sekolah, indah sekali. Ruangan demi ruangan aku masuki dengan riyang dan gembira aku bertanya kepada ibu pengasuh sekolah. Beliaupun menjawab dengan penuh suka cita. Berjalan mengelilingi kantin dapur kamar2 seakan jelas di mataku seperti lensa film yang sedang memutarkan kisah 5 menara. Di benakku banyak santri yang lalu lalang belajar dengan giatnya dan ada aku di sana. Yah ada aku yang sedang tertawa manja sambil memegang buku bacaan. Wahh sungguh indah dibayanganku. Serasa aku benar hidup di dalamnya.
Tapi ternyata hayalan memang tinggal hayalan. Hayalan itu hanya tinggal di tempat itu saja. Dan tdk dapat ku bawa plg, keesokan harinya bapakku blg "nak masuk sekolah negri saja yah di sini" hatiku remuk hatiku kacau, apa iah kataku untuk apa aku dibawa berjalan hingga berkeliling tanpa arah dan ternyta ku menerima keputusan sepihak, andai aku yg dulu seperti aku yang sekarang mungkin aku akan membrontak pada saat itu juga dan berkomentar tdk habis habisnya. Dan akupun hanya bisa menerima.
Ku daftarkanlah diriku di dua sekolah yang unggul di kotaku. Aku memang tdk pernanh punya semangat untuk belajar untuk serius dan tekun selama masa sekolah, sewaktu sekolah dasar aku tak pernah dpt peringkat apalagi membanggakan org tua yang ku tau cuman drum band sekolah yah sngat menyengkan hingga profesi itu aku tekuni hingga SMA. Hahah lama yah.
Komentar
Posting Komentar