Gunda Gulana
Selasa, 17 Juli 2017 Yah Allah, Hatiku penuh dengan gunda gulana, ingin ku derai semua air mataku, tapi kupun tak sanggup. Perkataanku lembut, tuturku beristigfar, hatiku tidak. Sungguh benar jin selalu menghasut diri ini. Terlebih hati ini. Hatiku gunda karena beberapa perkara. Mengapa sekelilingku seperti ini, terus terasa mencekam, disaat ku jatuh, sekitarkupun menggerutu. Tak tau arah dan tujuan. Kuusahakan terus berjalan. Disaat dirinya dan dirinya, bertemu dengan orang-orang yang mereka cintai. Kupun di sini, sendirii, erat mesra bersamamu. Yah Allah apa jadinya diriku jika engkaupun meninggalkanku. Disaat beguti tinggi ekspektasiku terhadap dukungan orang terdekat, aku malah terjebak dengan perkara pertanyaan, dan sekeliling yang mencekam. Aku butuh oksigen, udara baru tepatnya. Yah Allah hari ini lagi dan lagi aku mengambil keputusan besar untuk mengambil tes lagi dan lagi ke Jakarta, ku inginkan satu, jika ridhomu adalah keiginanku, maka insya Allah Aku melakukan...